Cara Mengobati Ruam Pada Anak

Popok adalah salah satu kebutuhan bayi. Sayangnya, popok tidak sering menimbulkan ruam kulit. Lantas, bagaimana cara Anda menangani sisa ruam popok agar tidak kambuh? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Seperti apa popok itu?

Popok kulit berwarna merah di sekitar bokong atau selangkangan. Kondisi dapat terjadi karena berbagai hal, seperti kulit bayi yang sensitif, iritasi akibat bahan tertentu, atau infeksi jamur dan bakteri pada kulit.

Ruam popok menimbulkan rasa sakit dan sensasi seperti ditusuk dengan jarum, membuat bayi tidak nyaman. Jika Anda perhatikan, bayi mungkin hanya menangis saat bernapas, bernapas cukup lama, atau kompilasi Anda mengganti popok. Namun, gejalanya bisa membuat Anda sulit tidur

Cara mengobati berbagai jenis ruam popok pada bayi

Meski termasuk masalah kulit ringan, Anda perlu mengetahui cara lain mengatasi ruam popok. Jika tidak, banyak yang bisa menjadi lebih buruk dan dapat menyebabkan infeksi yang menyebar ke area kulit lainnya.

Agar bayi tidak rewel akibat gatal dan nyeri popok, berikut cara mengatasinya:

1. Periksa popok Anda secara teratur

mengganti popok bayi
Melindungi tubuh bayi adalah kunci merawat kulit yang rentan. Suatu hari, cobalah lebih sering dalam situasi popok. Anda mungkin harus bersin di tengah malam untuk memeriksa dan mengganti popok saat kotor.

Memeriksa popok bayi secara teratur adalah cara yang bagus untuk menghilangkannya sehingga Anda tahu kapan harus menggantinya dengan yang baru.

Pasalnya, penggunaan popok yang kotor atau basah menjadi lebih lama dari pada ruam, dan dapat mengganggu atau infeksi yang sudah ada.

Jika popok sudah penuh, terasa berat, lembab, atau terlihat kotor, segera ganti popoknya.

2. Ganti popok

pilih banyak popok
Mengganti popok bayi yang basah dengan popok baru adalah cara yang bagus untuk mengatasi ruam. Biasanya popok bayi perlu diganti setiap 2-3 jam, tetapi yang terbaik adalah melakukannya sesegera mungkin. Begitu mulai terasa basah atau penuh, segera ubah ke cara baru.

Tetapi jika Anda perlu mengubahnya, jaga kebersihan tangan Anda. Cuci tangan Anda dengan sabun dan udara untuk membedakan perpindahan bakteri yang dapat menyebabkan lebih banyak ruam.

Lepas popok lama dan bersihkan area genital bayi, lalu keringkan. Anda dapat membersihkan kulit dengan lembut menggunakan tisu atau menepuk lembut dengan handuk. Angkat pantatnya sejenak agar kulitnya bisa bernapas.

Jika Anda menggunakan popok bayi baru, jangan dikencangkan lagi agar kulit tetap bernapas dan tidak terlalu banyak gesekan dari kain.

3. Oleskan krim atau gel untuk meredakan gejala

efek samping krim steroid
Cara mengatasi ruam popok selanjutnya adalah dengan meminum krim atau gel yang mengandung oksida. Gunakan krim yang juga berfungsi sebagai pelindung ruam yang mengandung lanolin. Kandungan ini tidak hanya melembabkan dan melembutkan, tapi juga melindungi kulit bayi dari banyaknya popok.

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda untuk krim yang baik dan aman diaplikasikan pada kulit bayi. Jangan gunakan krim steroid (hidrokortison) kecuali jika diresepkan oleh dokter. Krim jenis ini bisa mengiritasi kulit pantat bayi, apalagi jika pengaplikasiannya tidak sesuai.

Setelah mengoleskan krim, Anda bisa mengoleskan oil jelly, agar krim tidak menempel di popok. Penggunaan krim atau gel ini biasanya efektif sebagai cara mengatasi ruam popok pada bayi.

4. Perhatikan tentang memilih popok

banyak popok
Lapisan popok dapat dihasilkan oleh kulit bayi yang teriritasi karena kandungan bahan dalam popok tersebut. Untuk itu, mengganti popok yang Anda curigai mengganggu bisa menjadi cara mengatasi ruam popok.

Berikut beberapa cara mengatasi ruam popok yang berkaitan dengan jenis popok yang digunakan bayi, yaitu:

  • Cobalah berbagai cara untuk menggunakan popok atau popok dari berbagai merek
  • Jika Anda mencuci popok bayi sendiri, gunakan waslap yang biasa digunakan untuk membersihkan popok.
  • Gunakan sabun hipoalergenik lembut yang lembut. Anda juga bisa menambahkan setengah cangkir cuka sambil membuang popok.

5. Pilih pakaian yang menyerap keringat

kebutuhan bayi
Cara merawat ruam popok Anda selanjutnya dimungkinkan dengan memilih pakaian yang tepat untuk bayi Anda. Pakaian yang sempit dapat meningkatkan gesekan pada kulit yang teriritasi. Ini akan menimbulkan rasa sakit pada bayi.

Selain itu, pakaian ketat juga membuat bayi berkeringat. Alhasil, area di sekitar pantat bayi akan menjadi lembab dan iritasi.

Jadi, pilihlah pakaian longgar untuk bayi dan bahan yang menyejukkan tubuh dengan musim panas. Selain ruam, bayi juga akan lebih nyaman.