Dampak Banjir Bagi Kehidupan Lingkungan dan Masyarakat

Dampak banjir – Hampir di semua wilayah Indonesia, ketika musim hujan tiba, akan ada bencana alam di mana-mana, terutama banjir dan ini sering mempengaruhi beberapa daerah di negara ini. Sumber : edin08

Berbagai jenis efek banjir akan terjadi setelah banjir surut. Kurangnya kesadaran masyarakat inilah yang membuat bencana alam ini tak terhindarkan.

Dampak Banjir Bagi Kehidupan Lingkungan dan Masyarakat

Sebagaimana dijelaskan di atas, bencana alam ini memiliki banyak dampak pada masyarakat. Dampak banjir yang kerap dirasakan oleh masyarakat adalah sebagai berikut.

1. Kegiatan warga terganggu

Dampak banjir pertama adalah aktivitas warga yang meninggal atau terganggu. Misalnya, ketika banjir membanjiri suatu daerah dengan ketinggian hanya satu meter, tentu kegiatan orang-orang di posisi banjir akan lumpuh atau mati.

Bahkan pakaian dan berbagai jenis perabot rumah tangga akan diangkut oleh air, sehingga penduduk di daerah yang terkena banjir akan menderita kerugian materi dan finansial. Selanjutnya, aktivitas kerja untuk mendapatkan makanan dan kebutuhan lain akan terganggu.

2. Kerugian ekonomi yang besar

Sebagaimana dijelaskan di atas, dampak banjir akan menghasilkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Barang ikut arus, tanah pertanian hancur, ternak dibawa oleh sungai dan bahkan ada yang mati, jelas menyebabkan kerugian besar.

Dan ini jelas berdampak pada pendapatan sektor ekonomi nasional, yang terhambat oleh rotasi ekonomi nasional itu sendiri.

3. Kesulitan mendapatkan air bersih

Dampak banjir berikutnya adalah sulitnya mendapatkan air bersih. Air bersih, yang merupakan salah satu kebutuhan pokok, apakah itu digunakan untuk minum, memasak atau membersihkan, akan sulit dicapai ketika daerah-daerah tertentu terkena banjir. Jadi kebutuhan akan air bersih tentu diperlukan di setiap lokasi evakuasi banjir.

4. Menyebabkan masalah kesehatan

Selain tiga dampak banjir, munculnya masalah kesehatan juga merupakan salah satu dampak dari bencana alam itu sendiri. Air kotor, banjir, dan kekurangan pasokan air bersih tentu dapat menyebabkan berbagai jenis kesehatan.

Selanjutnya, penyebaran epidemi juga akan semakin meluas. Penyakit banjir adalah penyakit yang rentan diserang oleh anak-anak dan orang tua.

Ini terjadi karena perilaku hidup sehat dan bersih atau yang lebih dikenal dengan PHBS tidak dilakukan dengan benar. Perilaku PHBS itu sendiri termasuk mencuci tangan setelah kontak langsung dengan air banjir belum dilakukan dengan benar atau bahkan tidak dilakukan sama sekali.

Anak-anak diperbolehkan bermain di tengah kondisi banjir atau di genangan air yang telah bercampur dengan air banjir itu sendiri.

5. Menyebabkan korban

Dampak yang disebabkan oleh banjir itu fatal. Korban yang mati sendiri dapat disebabkan oleh terseretnya arus banjir itu sendiri atau oleh banjir air yang tidak terduga. Ini sangat mungkin terjadi jika banjir itu sendiri terjadi di tengah-tengah daerah pemukiman yang padat.

Selain itu, korban banjir juga bisa disebabkan oleh penyakit yang menimpa para korban banjir itu sendiri. Penggunaan listrik atau peralatan elektronik yang dibanjiri banjir dan kejutan listrik yang belum padam oleh PLN terkadang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan korban jika terjadi banjir.

6. Gangguan kesehatan mental

Bukan hanya kesehatan yang terganggu, lebih sering kesehatan mental korban banjir terjadi. Salah satu penyakit mental yang terganggu ketika bencana alam terjadi termasuk depresi, kecemasan, gangguan stres pasca-trauma atau lebih dikenal dengan PTSD dan kondisi paling serius yang akan terjadi adalah bunuh diri. Namun sayangnya, manajemen kesehatan mental korban banjir masih jauh dari prioritas.

7. Sensitif terhadap ISPA

Selain berbagai masalah kesehatan lainnya, penyakit umum yang mempengaruhi korban banjir adalah ISPA. Ini terjadi karena waktu yang menghantam tempat yang terkena banjir menjadi dingin.

Karena itu, infeksi saluran pernapasan (ISPA) akan dengan mudah menyerang korban banjir. Contohnya seperti masuk angin, asma, batuk, bronkitis dan infeksi pernapasan lainnya.

8. Kehilangan dukungan (pekerjaan)

Dampak banjir berikutnya adalah banyak korban banjir kehilangan pekerjaan atau mata pencaharian mereka. Ini karena banyak ladang dan bahkan perusahaan kebanjiran. Ini pasti akan menyebabkan korban banjir kehilangan mata pencaharian mereka.

Demikianlah pembahasan kami kali ini mengenai Dampak Banjir. Semoga bermanfaat. Terima kasih